Paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) dinamai berdasarkan punuk menonjol di depan sirip punggung dan kebiasaan melengkungkan punggung saat menyelam. (Images/Dok: Google/Greeners)
Jakarta - Populasi modern berasal dari belahan bumi selatan sekitar 880.000 tahun lalu, lalu mengkolonisasi utara 200.000-50.000 tahun lalu. Mereka dikenal atas perilaku akrobatik dan nyanyian kompleks.
Asal-usul dan Evolusi:
Nama: Nama ilmiah Megaptera novaeangliae berarti "sayap raksasa New England", merujuk pada sirip dada panjang dan deskripsi awalnya di lepas pantai New England.
Sejarah Populasi: Nenek moyang paus modern bermigrasi dari wilayah India/Pakistan sekitar 42 juta tahun lalu. Populasi paus bungkuk modern terpecah, dengan populasi Laut Arab terisolasi secara genetik selama 70.000 tahun.
Perilaku: Mereka terkenal melakukan migrasi jarak jauh, hingga 9.656 km, dari kutub (makan) ke perairan hangat (kawin/melahirkan).
Karakteristik Fisik:
Tubuh: Panjang dewasa mencapai 12–16 meter dengan berat hingga 36.000 kg.
Fitur: Memiliki sirip dada sangat panjang, kepala menonjol, dan punuk di punggung yang terlihat saat hendak menyelam.
Ancaman: Pernah diburu secara komersial, namun populasi meningkat dan sekarang diklasifikasikan sebagai Least Concern (risiko rendah) oleh IUCN, meskipun masih terancam oleh tabrakan kapal dan polusi suara.
