Kalimantan Selatan - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Barabai gelar Sosialisasi Alur Standar Layanan kepada Nasabah (Smart Meet & Greet Customer Service) serta Sosialisasi Produk PIJAR BRI Life, Selasa (3/2), di Aula Rutan Barabai.
Kegiatan ini untuk perkuat kapasitas sumber daya manusia Pemasyarakatan dalam berikan pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, sejalan dengan tuntutan peningkatan kinerja dan kualitas layanan di lingkungan Pemasyarakatan.
Tim Bank Rakyat Indonesia (BRI) paparkan konsep Smart Meet & Greet Customer Service, mulai dari penyambutan nasabah, identifikasi kebutuhan, pemberian solusi, hingga penutupan layanan secara profesional dan humanis. Materi menekankan komunikasi efektif, keramahan, serta kecepatan dan ketepatan layanan sebagai fondasi peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kepala Rutan Barabai, I Komang Suparta, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai nilai-nilai pelayanan perbankan relevan diterapkan dalam tugas Pemasyarakatan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pegawai untuk memahami standar pelayanan prima di dunia perbankan. Nilai keramahan, responsif, dan profesional tentu perlu terus kita terapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujarnya.
Sosialisasi dirangkaikan dengan sesi roleplay atau simulasi pelayanan. Sejumlah pegawai mempraktikkan alur Smart Meet & Greet, mulai dari menyambut dengan sikap ramah, menggali kebutuhan, hingga memberikan solusi dan menutup layanan dengan kesan positif. Tim BRI mendampingi langsung praktik tersebut sehingga peserta dapat memahami implementasi standar layanan secara konkret.
Salah satu pegawai, Sandy, mengaku memperoleh banyak pembelajaran dari sesi praktik.
“Melalui simulasi tadi, kami lebih memahami cara membangun komunikasi yang baik dan memberikan pelayanan yang berkesan. Ini membantu meningkatkan kualitas layanan kami kepada masyarakat,” ungkapnya.
Selain materi layanan, kegiatan juga menghadirkan sosialisasi produk PIJAR dari BRI Life sebagai solusi perlindungan asuransi jiwa bagi pegawai. Produk ini menawarkan manfaat perlindungan finansial, santunan meninggal dunia, serta premi yang terjangkau dan fleksibel.
Perwakilan BRI, Annisa, menjelaskan PIJAR dirancang untuk memberikan rasa aman bagi pegawai dan keluarga.
“Produk PIJAR memberikan perlindungan jiwa dengan proses pendaftaran yang mudah dan premi terjangkau. Harapannya, pegawai merasa lebih tenang karena memiliki perlindungan finansial apabila terjadi risiko yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan, Mulyadi, menekankan pentingnya sinergi dengan perbankan dan lembaga keuangan dalam mendukung kesejahteraan serta peningkatan kapasitas pegawai. Menurutnya, penguatan sumber daya manusia menjadi kunci pelayanan publik yang profesional dan adaptif.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab aktif dan praktik aplikatif, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam tugas sehari-hari.
